Tag Archives: workshop mthi

Latihan Intensif Terapis di Workshop Terapi Energi

Manajemen Terapi Holistik Indonesia pada bulan ini genap berusia 6 tahun sejak pendirian pertamanya pada 18 Juni 2011 dan di tahun ini MTHI membangun pondasi dan jaringan untuk melebarkan aktifitasnya ke kota lain melalui rangkaian sosialisasi baik melalui program Tour de Pasien, latihan berbasis video via facebook, juga  melalui hubungan yang baik dengan para pasien.

Workshop Terapi Energi @ Prime Park Hotel yang diselenggarakan pada11 Juni 2017 merupakan usaha untuk mendukung para terapis yang belum berkesempatan untuk hadir langsung berlatih di Bandung. materi yang disampaikan merupakan intisari dari latihan terapis selama satu tahun sejak workshop serupa pada april 2016. Untuk memberikan update materi bagi para terapis untuk mengembangkan kemampuannya.

Nuansa yang berbeda adalah nuansa berbagi. MTHI membagikan teknik latihan terapis dengan pesan dan harapan bahwa para peserta workshop dapat melatih, memahami, untuk kemudian menyebarkan kembali di masyarakat. Agar benih – benih kelas kesehatan dan kelas terapis dapat mulai tumbuh di kota – kota tempat peserta workshop berasal.

Jika selama satu tahun terapis menghadapi tantangan kurangnya materi untuk dieksplorasi, maka workshop ini memberikan solusi atas tantangan tersebut.

Apakah saya dapat membuka kelas kesehatan ?
Apakah saya dapat melatihkan kembali materi di kelas terapis ?
Apakah saya dapat membuka titik terapi mandiri ?

Continue reading Latihan Intensif Terapis di Workshop Terapi Energi

Pola Olah Rasa dan Gerak “Pembuka Raga”

Pada sesi kedua workshop terapis energi yang diadakan oleh Ummara Learning Centre dan Manajemen Terapi Holistik Indonesia di Prime Park Hotel Bandung pada 11 Juni 2017 dengan pemateri Kang Sodik Koharudin, Kang Wowon, dan Kang Dicky Zainal Arifin disampaikan materi pola olah rasa dan gerak yang merupakan intisari dari satu tahun proses perjalanan latihan terapis.

Pada sesi sebelumnya, peserta diperkenalkan dengan gerakan dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi yaitu bagian dari salam pembuka latihan dibimbing oleh Kang Wowon.  Pada sesi ini  pola pengolahan yang disampaikan adalah :

  1. Jurus Pembuka Raga 1
  2. Penyeimbang Pembuka Raga 1
  3.  Jurus Pembuka Raga 2
  4. Penyeimbang Pembuka Raga 2

Peserta tengah berlatih pola pengolahan energi dibimbing oleh koordinator instruktur MTHI : Kang Heru Kosasih dan kang Ashari

Prasyarat yang perlu dipenuhi agar pengolahan energi efektif adalah peserta minimal harus sudah dapat merasakan kepadatan energi dan teknik nafas dasar. Kedua jurus dan penyeimbang ini memerlukan dan melatih kekuatan kuda – kuda dan stamina yang cukup, sehingga MTHI menyarankan setiap terapis juga memasukkan porsi latihan kardio dalam menu latihannya.

Dari skala 1 (terburuk) hingga 5 (terbaik) bagaimanakah penilaianmu terhadap Workshop Terapi Energi 11 Juni 2017 ?

View Results

Loading ... Loading ...

Hal yang dirasa sangat disayangkan adalah durasi workshop yang singkat sehingga eksplorasi bagian per bagian belum optimal dilaksanakan. Belajar dari pengalaman ini maka workshop selanjutnya akan lebih baik dengan durasi sehari penuh.

Apakah akang/teteh dapat merasakan sensasi energi saat workshop ?

View Results

Loading ... Loading ...

Satu hal berbeda di workshop ini adalah : Follow Up. Sesuai dengan tujuan workshop untuk mendukung semaksimal mungkin peserta workshop untuk dapat menguasai materi self healing dan pola latihan terapis, maka MTHI memberikan akses khusus bagi peserta workshop terhadap materi berkelanjutan.

Semoga melalui workshop ini, target MTHI di 2018  untuk menebar benih kemanfaatan dalam bentuk titik terapi, kelas kesehatan, dan kelas pembinaan terapis dapat terwujud.

 

Pengenalan Energi @ Workshop Terapi MTHI

Konsep dari workshop pertama yang bertajuk Self Healing terdiri atas dua tahap sederhana :

  1. Peserta harus dikenalkan dan merasakan kehadiran energi.
  2. Peserta dikenalkan dengan metode pemanfaatan energi khusus pengobatan.

Untuk mencapai dua hal ini dalam 150 menit maka tidak dapat dilakukan secara konvensional dimana normalnya peserta akan berlatih pola energi melalui pengaturan nafas, gerak, dan rasa dalam 12 sesi latihan. Trik yang dilakukan adalah dengan pemadatan energi secara masif sehingga peserta yang memiliki berbagai level kepekaan mampu merasakan kepadatan dan pergerakan energi. Pemadatan dilakukan dengan membentuk konfigurasi dan memanfaatkan putaran energi alami dari tiap peserta. Dengan jumlah peserta yang mencapai 80 orang dengan estimasi 80% peserta dapat fokus dan “menikmati” proses maka kondisi ini sangat memudahkan pemadatan energi.

Berbagai sensasi dirasakan oleh peserta baik kepadatan, listrik, visual, bahkan perubahan emosi yang merupakan penanda bahwa proses pengenalan peserta dengan energi telah terjadi. Disisi lain, sebagai efek dari proses “latihan” energi ruangan terkondisikan sebagai ruang terapi.  Sebagai “cendera mata” bagi peserta adalah setingan energi yang telah siap untuk terapi self healing.

Bagaimana mengaplikasikan self healing selepas workshop ?

Mengaplikasikan Hasil Workshop

Apalah kemanfaatan sebuah workshop jika tidak dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari hari. Sesuai dengan tujuan kegiatan yaitu mengenalkan teknik self healing yang dapat diaplikasikan secara mudah dan efektif membantu meningkatkan derajat kesehatan, maka MTHI mendorong semua peserta untuk meneruskan latihan self healing.

Berikut teknik dan tips yang kami sarankan :

Midset Positif, mulai dari sekarang dan saat ini.

Penundaan hanya akan memberikan bahan bakar pada rasa malas, mulailah melatih teknik sederhana dan insyaallah efektif dengan mafaat berlimpah ini sesegera mungkin.

Posisi

Ambil posisi duduk baik bersila, dapat pula duduk di kursi dengan kaki menempel pada lantai. Badan tetap rileks dengan punggung lurus. Atur nafas secara perlahan, untuk tahap awal nafas bebas senyaman mungkin dengan patokan nafas perlahan dan sepanjang mungkin. Buka telapak tangan diatas paha, cari posisi yang paling nyaman.

Siapkan penanda waktu (timer/alarm) untuk awal set di 30 menit yang nanti akan meningkat secara bertahap.

Tips 1 : Teknik Lipatan

Teknik lipatan memanfaatkan kemampuan multisensori otak kita. Saat memulai latihan, bayangkan, rasakan kembali sensasi terkuat yang dirasakan saat mengikuti workshop. Kepadatannya, alirannya, listriknya, apapun itu.

Pertahankan dan rasakan selama 2 – 3 menit sebelum benar benar mulai berlatih. Saat semua sensasi terasa kuat maka mulai ke fase latihan. Continue reading Mengaplikasikan Hasil Workshop

Workshop :” Sixth Sense Optimization for Precise Disease Diagnosis”

Sebagai seorang terapis, kemampuan mendeteksi penyakit dengan tepat merupakan kemampuan yang akan meningkatkan efektifitas terapi berkali kali lipat. Karena dengan deteksi yang tepat maka kita dapat mengetahui persis area yang membutuhkan energi dan tentunya dapat memberikan sugesti yang kuat terhadap pasien.
Apakah kita sebagai terapis mutlak memerlukan kemampuan deteksi ?